No Ticket For People Like Us

Saya ingin sekali datang  merasakan harunya di dalam stadion Gelora bung Karno 29 Desember nanti. Saya ingin menuliskan perasaan hebat itu disini. Tapi ternyata saya tidak mendapatkan tiket satupun. Ceritanya miris. Ya sudah, kejadian pagi ini juga menimbulkan perasaan yang hebat yang juga bisa dituliskan disini dan bisa menjadi bahan cerita untuk anak-cucu nanti.

Sejak awal para calon pembeli tiket final AFF bagian VIP dijadwalkan untuk membeli tiket secara online di www.ticketsas.com pada tanggal 25 Desember 2010 pukul 10.00 WIB. Tetapi petunjuk prosedur pembelian tiket di website tersebut  tidak jelas. Mau bertanya kepada siapa juga tidak jelas. Jadi seperti mau beli hp, masuk toko, tapi ga tau letak hpnya dan kasirnya dimana. Saya hanya bisa bertanya dengan  para pembeli lainnya yang sama-sama no idea.

Tepat pukul 10.00 WIB, saya dan teman-teman langsung berebut masuk web khusus tiket AFF tersebut. Namun tidak bisa dibuka. Saya terus menekan tombol refresh, namun hasilnya nihil. Teman-teman juga mengeluhkan hal yang sama. Sampai akhirnya kira-kira pukul 10.34 WIB, saya bisa masuk dan langsung pencet "Buy Now" sebanyak 3 tombol, tetapi keluarlah tulisan ajaib: SOLD OUT.

Dalam waktu 34 menit, tiket sebanyak 2700 sudah sold out saudara-saudara. Mungkinkah? Lalu ada teman yang mengatakan, bahkan saat pukul 10.03 (baru 3 menit), dia bisa masuk ke web itu, dan dapet kata  ajaib pula: SOLD OUT. Jadi justru dalam waktu 3 menit, 2700 tiket sudah habis terjual.

Tentu kami geram dan kecewa. Kami saling mengeluh dan berbagi info. Lalu keluarlah 3 fakta menohok:

1. Ada seseorang mengaku mendapatkan jatah karena... Ya gitu deh. :)

2. Saya menemukan twit yang di-post 13 hours ago oleh seorang perempuan tidak saya kenal, bunyinya, "Alhamdulillah dapet juga tiket VIP Barat." Saya kaget lalu bertanya padanya, "dapetnya dari mana? Orang dalem?" Diapun menjawab, "dapet dari sepupu gue, katanya dari www.rajakarcis.com"

Saya langsung menuju ke web tersebut, namun di halaman utamanya langsung disambut tulisan, "Mohon maaf. kami tidak menjual tiket final AFF Suzuki Cup. Tiket dapat dibeli di Gelora Bung Karno Senayan." Hm! Dia bohong atau sepupunya yang bohong.

3. Ada yang mengaku tadi malam transfer uang untuk beli tiket VIP VVIP ke seorang pengurus PSSI. Dan dia bilang, penjualan tiket online itu hanya boongan. Tapi menurut saya tidak boongan, penjualan tiket online itu ada, tapi yang dijual tidak mencapai 2700 saja.

Apakah benar tiket yang dijual untuk umum ini hanya sebagian kecil dan sebagian besarnya dijual oleh orang dalam secara illegal? Saya hanya duduk lemas menerima kenyataan janggal  ini. Saya tidak capek, karena dari tadi saya hanya duduk dan clicking mouse. Saya juga bukan penggemar setia bola. Saya ngebet nonton karena Indonesia masuk final. Tetapi hanya begitu saja saya sangat kecewa. Rasanya seperti dibodohi dan diinjak-injak penguasa.

Lalu bagaimana perasaan para pecinta bola sejati yang kemarin panas-panas mengantri tiket final namun tidak mendapatkannya? Saya tidak bisa membayangkan. Namun kenyataannya memang sangat janggal. Sedih sekali. Hidup saya jarang seperti ini,  ketidak adilan di negara ini benar-benar saya rasakan sekarang. Saya kalah.

Tuhan, di negaraku, orang jujur rata-rata menjadi a big loser. Like us. Today.