Diary

Pak Zamzam, Guru Inspirasi

Pagi ini saya dibuat terharu hingga menitikan air mata karena membaca cerita dari Artasya tentang Pak Zamzam, guru agama SD Al-Azhar Pusat. Beliau bukan guru saya, namun saya senang membaca cerita tentangnya yang diceritakan oleh Artasya di Twitter. Inilah sosok guru yang luar biasa, yang harus dicontoh para guru, terutama guru Indonesia. Sayang jika cerita indah ini hanya termakan oleh tweet-tweet baru, hingga hilang. Maka saya rangkum dan bagikan disini. Semoga kita semua terinspirasi. :)

@myARTasya:

Semalam saya mimpi guru SD saya dulu. Namanya Pak Zamzam. Beliau amat sangat luar biasa. Bangun-bangun saya merindukannya... Jadi pengen cerita tentang Pak Zamzam. Boleh ya tweeps, karena dia juga salah satu orang yang sangat menginspirasi saya...

Pak Zamzam itu resmi menjadi guru di Al-Azhar Pusat waktu saya kelas 3 SD. Tepatnya di kelas 3A dan wali kelas saya Ibu Atiah. Pak Zamzam masuk sebagai guru agama. Dahinya ada tanda berwarna keunguan. Katanya guru-guru dulu sih karena sering sholat dan bersujud. Kulitnya sawo matang, tinggi sekitar 168 cm, tidak gemuk, selalu berpeci, dan senyum teramah di dunia adalah ciri khas Pak Zamzam. Setiap pagi Pak Zamzam selalu berdiri di depan gerbang untuk menyapa murid, baik yang dia ajar maupun yang tidak. Pak Zamzam stay di depan gerbang dari pukul 6 dan baru akan masuk setelah bel berbunyi pukul 7. Anak-anak biasanya akan berebut salaman dengan beliau.

Suatu hari di Al-Azhar Pusat diadakan lomba bercerita tentang para nabi. Ga tau kenapa pengen aja gitu ikutan. Waktu itu saya kelas 5, 5D tepatnya :D Setelah milih-milih nabi mana yang mau jadi bahan cerita, pilihan saya yang pertama adalah Nabi Ibrahim.

Waktu itu lombanya pas pulang sekolah. Peserta yang mendaftar sekitar 15 orang, dibagi menjadi 3 hari berturut-turut. Lomba diadakan di aula sekolah pada saat jam pulang. Saya dapet giliran itu pas yang hari kedua dan peserta terakhir di hari itu pulaakk! Siape juga yang nonton? Udah pada pulang kaliii (-______- ) Pas peserta sebelumnya mulai, dari belakang panggung saya liat penonton mulai pada pulang. Udah feeling sih, ini mah pas giliran gue, aula kosong. Bener lho, saya naik panggung itu yang nonton cuma: ......... rumput yang bergoyang, juri, dan peserta sebelum saya. NAH! Salah 1 jurinya itu Pak Zamzam!

Pas ending, mungkin intonasi suara saya seakan bersambung. Jadi juri masih pada bengong. Saya juga X) Hari itu rasanya kaki tak bertulang, keringat saya bisa jadi sumur. Dalam hati pengen tereak, "udah selesai kalii!" Tapi juri masih diem nungguin saya lanjut. Kayanya suasana diem-dieman itu berlangsung 40 detik. Lama lho di situasi itu. Sampe salah satu juri, namanya Pak Satiri, nanya, "kamu lupa ceritanya?" Mau pengsan rasanya. Akhirnya saya jawab, "enggak, Pak. Udah selesai kan." Lalu Pak Zamzam berdiri dan tepuk tangan. Dia satu-satunya juri yang tepuk tangan. Pas liat asemnya ekspresi 2 juri lain, saya OPTIMIS: ga masuk final (-_____-) Tapi seenggaknya Pak Zamzam ga bikin saya drop-drop amatlah.

5 hari kemudian, Hari Senin, bertepatan dengan upacara bendera, diumumkan 3 besar dan SAYA MASUK LHO!! Wohooo! Bangga, norak, dan HERAN. Tapi masalahnya belum selesai. Ketiga finalis ini akan diadu lagi Hari Jum'at, saat khutbah sholat Jum'at di depan seluruh murid (baik laki-laki dan perempuan). Murid-murid dari kelas 4-6 bakalan denger kita bercerita. Makin banjirlah keringat saya waktu ngebayangin. Saya lirik Pak Zamzam, dia tersenyum. Akhirnya pulang saya langsung obrak-abrik rak buku, buat nyari cerita nabi siapa yang akan saya baca buat Hari Jum'at nanti. Semua satu-satu saya baca. Pilihan saya jatuh pada cerita Nabi MUSA :D Saya hafalin detail-detail cerita sampe taun-taunnya. DAN  ga hafal-hafal (-____-) Saya stress... Akhirnya saya datengin Pak Zamzam dan bilang, "Pak, saya mau mundur aja daripada malu-maluin nanti Hari Jum'at."

"Memang masalahmu apa?" tanyanya sambil tersenyum.

"Aku ga bisa apal-apal, Pak," sambil sodorin kertas catetan.

"Nak, cerita itu bukan untuk dihafal, tapi untuk dinikmati. Kamu senang membaca?"

"Sangat."

"Kalau kamu sudah dapat menikmati sebuah cerita, otomatis kamu akan mengingatnya dengan indah. Keindahan itulah yang nantinya akan kamu bagikan..."

Dulu beliau ngomong gitu, di kepala saya: OK, saya akan lebih santai membaca dan menikmati. Tapi kalo saya inget sekarang: GILA, KATA-KATANYA KEREN BGT! Akhirnya makin lama saya jatuh cinta sama cerita Nabi Musa.

Hari Jum'at tiba. JENG-JENG. Ngeliatin jam ke jam 10:45 tuh rasanya lamaaa banget. Setiap jarum jam nambah rasanya perut mules seada-adanya. Begitu 10 : 45 semua keluar kelas. Istirahat 15 menit, baru wudhu. 15 menit istirahat saya ke tempat Pak Zamzam. Kata-kata pertama saya pas liat muka beliau di ruang guru, "Pak, aku deg-degan dan aku ingin pipis terus." Pak Zamzam tersenyum dan bilang, "kamu punya waktu 15 menit buat ke kamar kecil dan deg-degan sepuasnya. Setelah itu lakukan sebaliknya." Nurut lah sayaaa. Saya deg-degan 15 menit boookkk! Ke kamar mandi mulu sampe akhirnya bel tanda wudhu dimulai. Abis wudhu, saya duduk di shaft murid perempuan seperti biasa. Nunggu dipanggil sama MC. Tegang gilaaaa... Pas dipanggil sebagai finalis terakhir, jantung kaya ketinggalan. Dan justru malah bagus, deg-degannya jadi ga berasa lagi. Saya sangat menikmatinya. Bercerita atau mendongeng sebuah cerita adalah berbagi, dan saya rasa belum ada yg lebih Indah dari itu. :)

Akhirnya Hari Senin, sekalian upacara bendera, pengumuman deh. Dan dan dan dan dan..... *gagap* Saya juara 1 lhooooooo!!!!!! Wohoooo! *joget* Waktu itu rasanya ga percaya, mau nangis dsb dsb. Dan yang kasih pialanya Pak Zamzam :') Saya megang piala kaya mau nangisss.

Saat istirahat, saya ke kantor guru nemuin Pak Zamzam. Saya kasih beliau gambar dan juga puisi judulnya "Guruku" Isinya saya lupa, ada di beliau. Dan jawaban Pak Zamzam adalah...

"kamu buat ini pas jam pelajaran apa Artasya?" KWAK KWAANGG. Ketauan saya ga nyimak di kelas, malah asik gambar @_@ Tapi abis itu dia tersenyum dan bilang,

terima kasih Artasya. Saya senang sekali. Semoga nanti, kau akan punya ceritamu sendiri.

Jadi saya yakin, saya begini juga adalah bagian dari doa beliau.

Saat saya ingin memberikan buku pertama saya, beliau sudah tidak ada. Waktu kuliah, saya dengar berita Pak Zamzam dipanggil Yang Maha Esa. Justru saat saya tau, kata teman saya beliau meninggal udah lama. :(

Senyum seorang Pak Zamzam mungkin sudah tidak ada, tapi dia telah mengukir jutaan senyum. Di hati banyak orang.

PS: Terima kasih Artasya, karena telah berbagi cerita indahmu dan mengijinkan saya menulisnya disini. Pak Zamzam pasti sedang tersenyum disana. :)

Pelajaran dari Pengalaman Pelecehan Seksual

17 Maret 2010 sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, saya dan pacar saya pulang dari keliling Jogja naik sepeda melewati Jalan Gejayan (pas depan Bank BNI Barat jalan). Saat itu saya iseng mendahului pacar saya sehingga kami berjarak 3 meter, saya di depan, pacar saya di belakang. Lalu tiba-tiba ada yang meremas payudara saya dari kanan. Saya hampir jatuh dari sepeda dan rem tangan kanan saya rusak. Saat itu serba cepat dan saya linglung. Saya masih mengira itu pacar saya, tapi tak mungkin sekurang ajar itu. Setelah 3 detik saya baru sadar bahwa yang meremas payudara saya adalah orang asing setelah melihat dia  laki-laki berkendaraan motor matic hitam, jaket hitam dan helm hitam lalu ngebut pergi. Ini pelecehan seksual. Saat itu saya hanya bisa berteriak memaki laki-laki itu namun dia sudah ngebut dengan motornya jauh sekali. Saya dan pacarpun tidak bisa berbuat apa-apa. Bahkan kami tak sempat membaca nomor polisinya.
Pulang sampai di rumah, saya ceritakan ke orang tua dan kakak lalu ke Twitter. Tak disangka selain respon keprihatinan, respon senasib juga banyak sekali. Banyak followers perempuan maupun laki-laki pernah dilecehkan seksual namun mereka malu dan takut bercerita kepada siapapun. Mereka mengaku berkat membaca cerita saya, mereka akhirnya menjadi berani bercerita pengalaman pelecehan seksualnya di Twitter. Malam itu saya dibanjiri banyak sekali cerita pelecehan seksual yang mereka alami. Semua saya simpan ceritanya agar tidak dilupakan begitu saja karena timeline yang terus berjalan.
Pada akhirnya saya bersyukur atas kejadian buruk yang menimpa saya malam itu. Bersyukur karena berkat kejadian itu, banyak korban pelecehan yang selama ini menyimpan sendiri beban moral akhirnya bisa bernapas lebih lega karena membaca cerita saya lalu akhirnya berani saling share cerita senasib. Cerita senasib tentu menghilangkan rasa malu dan membuat lebih kuat.
Maka jika ada yang pernah mengalami pelecehan seksual lalu membaca cerita ini, ayo ceritakan saja pengalaman burukmu, minimal kepada orang yang paling kau percaya. Selain bercerita membuat perasaanmu menjadi lebih lega dan menyebabkan orang yang senasib menjadi tidak malu untuk share cerita senasib, bercerita juga menyebarkan pesan kepada orang lain unuk tetap waspada dan menjaga keselamatan. Hanya sekali bercerita kita bisa menyelamatkan mental dan keselamatan orang lain. Hebat kan? So, ayo bercerita, jangan takut dan malu. You're not alone. :)

Fakta Sepedaan

Terima kasih atas ngetrendnya dunia persepedaan di Indonesia khususnya Jogjakarta. Saya yang tadinya lupa dengan adanya transportasi bernama sepeda sekarang justru otaknya tentang sepeda melulu dan kakinya gatel pengen nggenjot melulu.

<br>

Pertama kali saya nggenjot sepeda setelah bertahun-tahun tidak pernah nggejot adalah ketika mobil saya mogok padahal harus kuliah jam 7 pagi. Dari sinilah saya menemukan beberapa fakta tentang bersepeda. Saya jadi bangun tidur lebih awal, asyik menyiapkan pakaian yang cocok untuk bersepeda, lalu nggejot ke kampus. Sampai kampus justru kecepetan.  Tidak biasanya saya kecepetan masuk kelas. Saat dosen datang dan mengajar, saya heran, saya tidak ngantuk! Wow wow! Namun sayangnya, walau sepeda membuat saya tidak ngantuk di kelas, tapi sepeda membuat pikiran saya menjadi tidak fokus ke materi kuliah karena terus-menerus memikirkan nggenjot sepeda lagi. Sampai akhirnya kuliah selesai, saya kegirangan, lalu nggejot pulang. Sampai rumah ngos-ngosan sehingga terpaksa tidur. Perlu dicatat, saya juga jadi lupa makan! Bangun tidur kaki gatel lagi pengen nggenjot lagi. Lalu malamnya saya dan pacar nggenjot dari Jalan Kaliurang sampai Malioboro dan pulang hingga pukul 1 malam lalu tertidur pulas. Bisa ditebak besok paginya kaki saya gatel pengen apa? Hehehe.

<br>

Itulah faktanya, sepedaan itu nagih. Bagi yang tidak punya sepeda, jangan pernah mencoba nggenjot, karena jika sudah ketagihan padahal tidak punya sepeda itu akan sangat menyakitkan jiwa dan raga.

Sumbang Panti Asuhan Gotong Royong Yuk?

A'yun, salah satu anak yang diasuh Panti Asuhan Balita Yayasan Gotong Royong Jogja. Cantik ya? Namun sayangnya, dikabarkan panti asuhan ini masih miskin. Tempat tidur untuk balita seusianya hanya matras, sedikit selimut, dan bantal. Pasti banyak perlengkapan lain yang sangat mereka butuhkan tapi mereka tidak mampu membelinya. Mereka butuh bantuan. :(

Ingin membantu? Ayooo! Anda bisa mempercayakan sumbangan anda kepada kami, lalu kami yang akan membelanjakan keperluan panti dan menyalurkannya langsung ke mereka. Anda sumbang, kami belikan dan salurkan. Bantuan dapat melalui melalui: BNI 0168487901 Muthia Pramudhita, BCA 0372772750 Ajeng Ayu, Mandiri 1370005709783 Ajeng Ayu, Paypal theclaradevi@gmail.com

Sumbangan paling lambat dikirimkan pada tanggal 17 Septermber pukul 10 pagi. Lalu pada tanggal 17 September 2010 nanti akan ada livetweet di acc Twitter saya (@mistymimit), mengenai kegiatan kami membelanjakan sumbangan dari anda, begitu pula livetweet pada tanggal 18 nanti, kegiatan kami menyalurkan sumbangan kepada panti tersebut.

Jika A'yun sudah besar nanti, pasti dia akan mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan anda, berapapun itu. :)

With love,

Mimit, Muthia, Ajeng, Adel, & Claradevi.

PS: info lebih lanjut, hubungi kami di telp 087839651665 & email: dianpmita@live.com

Centro Jogja Most Stylist Onliner

For me, fashion is about how to respect people to respect you in return. Saya tidak akan memakai baju sexy jika akan bertemu dosen saya, saya harus memakai baju yang santai saat akan ke mall bersama ibu, tapi sayapun tidak akan memakai baju terlalu sopan saat akan nonton gigs. Yup, setiap acara itulah tema. Semakin kita menguasai tema acara, maka kita semakin dapat menghargai orang yang akan kita temui di acara itu. Hasilnya orang itu akan menghargai kita kembali. Kesempatan Centro Challenge kemarin menguji kami para 10 finalis: bagaimana kita menguasai tema Centro Color Play?

Namun berpenampilan itu tidak hanya mengenai penguasaan tema acara saja, tetapi juga perlu mengingat seberapa luaskah pengetahuan kita terhadap diri sendiri? Pengetahuan yang luas terhadap diri sendiri akan membantu kita untuk mampu menutupi kekurangan dan menonjolkan kelebihan. :)

2 hal di ataslah yang membantu saya memilih baju di Centro Departemen Store dalam Shopping Rally Challenge senilai Rp. 1.000.000,- dalam waktu 1 jam hehehe. Juga dibantu oleh 2 sahabat dan pacar, saya dapat memilih pakaian yang sesuai dengan tema dan pribadi saya, sehari sebelum Shopping Rally diadakan. Walaupun pemilihan baju sedikit berubah di detik-detik terakhir Shopping Rally berakhir, namun syukurlah, saya tidak melakukan kesalahan dalam detik-detik terakhir tersebut.

Alhamdulillah saya masuk 3 besar. Yang saya ingat komentar dari para juri saat akan mengumumkan pemenang adalah originalitas, kesesuaian tema, dan tetap tampil menarik. Ternyata pemenangnya adalah saya. :)

Cerita tidak hanya berakhir disitu saja. Bahwa ternyata di detik kemenangan saya, saya mendapat satu pelajaran lagi dalam berpenampilan: how you behave. Alhamdulillah saya pernah merasakan kalah, sehingga saya tahu bagaimana bersikap menang. Tidak ada gunanya saya berbusana menarik tetapi perilaku saya seperti Miranda Priestly dalam The Devil Wears Prada. :D

Maka dengan penguasaan tema acara, mengetahui kelebihan-kekurangan diri sendiri, dan behave, saya rasa andapun menjadi The Most Stylist Boy or Girl On Earth! :)

Thank you:

1. Centro, for the best experience in my life. I swear to God I will tell this to my children and granchildren :D

2. Mas Herman, my brother who told me about this competition and taking my picture. Dia kakak terbaik dalam hal informasi hehehe.

3. My bestfriends, especially Muthia and Ajeng and my bf Ari for helping me in choosing. MUACH!

4. To my friends Arum, Thika, Iphan, Jatu, Udit, Ika, Echa, dan Mira, walau pesaing tapi selalu kompak dan saling membantu ya :)

5. Semua yang telah membantu vote saya. Saya ranking 3 lho! :)

6. Semua pegawai Centro yang telah membantu mencari sepatu saya yang sempet hilang, membantu menghitung barang, membantu menghitung sisa uang dengan kalkulator, dan supportnya yang sangat mengesankan.

7. Dan yang sudah membaca tulisan saya ini :) Tahun depan saya yakin akan ada lagi, JANGAN TERLEWATKAN!

Vote For Me For Charity!

Dear friends, saya adalah salah satu finalist Most Stylish Challenge di Centro Departement Store, Yogyakarta. Salah satu yang bisa saya menangkan adalah mendapatkan voucher belanja di Centro sebesar Rp. 500.000,- apabila foto saya mendapat vote "like" terbanyak dari 9 finalis lainnya.

Saya pikir, saya tidak membutuhkan voucher sebanyak itu untuk saat ini. Saya pikir, apabila saya mendapatkan voucher itu karena di-vote terbanyak, seharusnya bukan hanya karena saya fashionable saja, tapi karena untuk hal yang lebih bermakna.

Sehingga dengan ini, apabila saya memenangkan vote terbanyak, maka voucher itu akan saya belanjakan baju sebanyak mungkin untuk saya hadiahkan kepada anak yatim-piatu di Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta (atau mungkin ada ide lain?). Apabila saya menang, saya tidak akan lupa menyebut nama anda yang telah membantu vote saya kepada yayasan tersebut.

So vote for me, as vote for them.

Caranya:
1. Klik link ini.
2. Jadilah fans Centro agar dapat mengklik "like"
3. Buka link ini.
4. Terakhir klik "like" untuk foto saya.

Terima kasih ya ;)

Goodbye 2008, Hello 2009

2 0 0 9.

I'm writing this inside my car with my boyfriend at Jalan Solo Yogyakarta. 15 minutes before we're here, we doesn't have any plan where to celebrate new year. It was a surprise when we got here. We don't have to spend a lot of money but we get the desire to welcome the year 2009.

Outside is very crowded. We're stuck in the middle of the street because hundreds of people are standing in this street. They play fire works, sing a long, wave hands at us, take a picture of us and so do we, just to celebrate this new year. I'm so excited. I never had such a romantic, fun, and exciting moment of new year like this night even I never plan it before. Thanks to the technology, thanks to fire works, thanks to the unknown people, thanks to my boyfriend, and thanks to God :*

Happy new year everybody!

My Birthday

I don't do wishes :D

I'm 20. Do I have to be happy? I should. Even I hate to be old, but I thank to God for this 20 point of thanks giving:

1st. I'm 20 but I look like 17 :D

2nd. I'm healty so does everybody who I love.

3th. I still got my crazy but lovable family.

4th. I never lose my old friends. They still remember my birthday. So in my birthday, I can meet my old friends who I rarely talk with, eventho by sms or phone.

5th. I have more and more bestfriends everyday every year.

6th. I do so many things that I even can't believe I already done it.

7th. I met and know many people who can make my life more colorful.

8th. My cats are getting fatter and ugglier and dumber and lovable :)

9th. I earn my own money from my hard work.

10th. I got the best chef and the best catlover ever at my house (Her name is Mbak Rully)

11th. I found so many good music.

12th. I face alot of problems that made me more mature and... ehem... smart? Heheh.

13th. I gain alot of knowledge from what I learn in class and in where ever I stand.

14th. I'm skinnier and prettier. My mom said so. Haha.

15th. More age more surprises!

16th. Everyday I can eat and drink delicious things.

17th. I can sleep tight everynite without worry.

18th. Some of my dream came true :D

19th. I'm not just "still fine like always" but from years to years my life is getting better.

20th. I'm happy, and this is the important thing.

With those 20 things that I have right now, I think I don't need to make any wishes anymore. All I have to do is to feel thank for it. Thanks everybody and thanks God. I love you all more than I love myself :)

Kiss <3

I Got Fired

Ok, I feel sad.

I made a mistake. I didn't read the message on my cellphone. So I did something wrong and ruining everything on my work. Then I got fired.

This is what I call destiny. Just because my celly isn't working properly, I can't read the message, then I got fired. Is this a God's plan? I think so. But I believe, God's plan always the best, even it looks bad.