Tidak Perlu Block Mereka

Orang-orang ekstrimis di Twitter itu setiap hari berusaha membuatku marah dengan berulang kali mengatakan, "Dian kan Kristen" atau "Dian kan bukan muslim." Bahkan ada yang sempet-sempetnya komen di setiap postingan blogku dengan kalimat yang sama, "Mbak Dian Paramita ini Kristen lho, tapi kok seperti pura-pura Islam ya, kenapa?" Dikira aku akan marah dan membela diri. Dikira aku akan tweet balik berusaha meyakinkan mereka kalo aku muslim dan mereka memfitnah. Dikira mereka worth it untuk diyakinkan. Jangankan menanggapi, meluangkan waktu untuk blockakun mereka saja aku tidak punya. Mending melamun sambil mengelus-elus kucingku. Lagipula memang kenapa kalau pun saya bukan muslim? 

Kadang ada orang-orang yang saking tidak suka dengan pendapat kita, mereka ingin menghajar kita lewat jalur pribadi. Membuat kita marah dan membuat kita jadi tampak tolol. Kita jadi lupa bahwa awalnya kita hanya berbeda pendapat, bukan berbeda urusan pribadi. Dan salah satu cara agar terlatih bertemu orang seperti itu adalah dengan tidak memblock siapapun dan membaca semua pendapat atau cacian. Kita jadi terlatih memilih mana yang perlu diperhatikan dan mana yang harus dilewati tanpa emosi.