Hello @dianparamita, Goodbye @mistymimit


Saya tu kalo ketemu orang selalu dipanggil "Mistymimit" kadang dipanggil "Misty". Nama saya kan bukan itu... :( Makanya sudah sejak lama ingin ganti jadi @dianparamita. Tapi udah dipake orang. Padahal dia terakhir ngetwit tahun 2009 dan isinya "pileknya udah ilang" :|
sudah coba menghubungi Twitter, minta akun @dianparamita itu dibinasakan saja trus diberikan padaku. Eh Twitter bales tapi ga bisa bantu. :| Katanya, Twitter baru bisa membinasakan nama itu dan memberikannya kepada saya asal nama saya itu udah didaftarkan menjadi trademark. Buset deh. Sempet saya cari cara untuk daftar trademark tapi ternyata mahal dan sulit. Hiks.
Lalu, berputarlah otak saya dan munculah ide: search "Dian Paramita" di Facebook, buka profile picture mereka & cari foto yang sama dengan yang di Twitternya! Berhubung nama Dian Paramita itu pasaran, jadi yang saya buka buanyak banget. Satu-satu saya buka profile picture-nya. *niat*
Sampai akhirnya nemu yang fotonya sama. Wogh saat itu saya teriak di restoran! Seneng beudh. Trus saya message dia. Isi messagenya intinya saya butuh nama itu, apalagi dia udah ga make. Iiih nulisnya sopan ting ting deh. Trus nunggu balasannya. Lalu tengah malam baru dia balas! Wah itu aja udah seneng banget bro rasanya. Inti balasannya dia malah minta maaf dan akan bantu memberikan akun. Dia meminta maaf karena dia menyebabkan saya tidak bisa memakai nama itu. Uhuhu baiknya jadi terharu. :')
Lalu seminggu ini dia berusaha mengganti password, semalam (4 Oktober 2011) dia memberikannya kepada saya. Seneng buanget. Rasanya kayak cinta yang nggak bertepuk sebelah tangan. Jadilah @mistymimit berubah menjadi @dianparamita. Hello @dianparamita, goodbye @mistymimit. Susah meninggalkan nama cute itu, banyak yang menyayangkan :'( Tapi harus...
Setelah saya ganti nama, dan deactive akun dia (atas permintaannya), saya message lagi dia. Saya berterima kasih tak terhingga dan bilang seneng banget. Eh dia balas bahwa dia juga seneng bisa membahagiakan orang dengan sederhana. Dian Paramita emang orangnya baik-baik. :')
Banyak yang menyukai dan mendukung perubahan nama akun ini, tapi juga banyak yang protes. Hiks. Kalo saya hitung-hitung dengan metode statistika deskriptif, lebih banyak yang mengucapkan selamat dan setuju dengan perubahan nama. HOREEE!
Berikut ucapan selamatnyaaaa... :D

Dari komen-komen di atas saya baru tau, kalo syukuran itu pake bubur merah-putih ya? Itu apa sih? Hmmmm. Nah kalo ini yang protes... Hiks.

Beberapa alasannya. Salah satunya mereka sudah terbiasa dengan image @mistymimit.

Tunggu 3 bulan lagi, kita akan terbiasa. Seperti Mas pitra dulu nama akunnya 
Tapi kalo tidak begini, seumur hidup saya dikira bernama Misty Mimit dong bro...
Ada juga yang curcol. Ahahahahaha.

Setelah saya ceritakan bagaimana mendapatkan akun @dianparamita, ada beberapa komen absurb...
Dua komen terakhir itu bukan memuji tapi menohok. (-________________-)
Ya beginilah Twitter, rame dan menyenangkan. Inilah cara saya merayakan keberhasilan mendapatkan nama @dianparamita, dengan mendokumentasikannya. Terima kasih semuanyaaaaaa! :')