Bersyukur

Dulu saat masih SD saya mengeluh pada Ibu kenapa saya diantar jemput pake becak yang panas dan membosankan. Tanpa marah ibu saya bilang, "tapi kan habis itu kamu sampai di rumahmu yang nyaman, mandi dengan air yang bersih, pipis di wc yang putih, ganti baju yang wangi, dan ketemu keluargamu yang sayang kamu." Saat pulang ke rumah, setiap yang ada di rumah saya, saya nikmati. Hingga pipis di wc yang putih bersihpun saya nikmati. Betapa beruntungnya saya bisa pipis di tempat bersih seperti ini. Tak semua orang memiliki kemewahan sederhana ini.
Sejak saat itu, makan enak, tidur di kasur empuk, bertemu binatang lucu, menghabiskan ngobrol dengan orang-orang tersayang, dan tiap detail hidup yang indah walau sederhana saya nikmati senikmat-nikmatnya. Karena di situlah saya merasakan kehadiran Tuhan. Tuhan ada di setiap rasa syukurku.
Terima kasih Ibu. Ibu telah mengajariku menikmati hidupku.