Anda Termasuk Ingin Dipimpin Oleh yang Mana?

Banyaknya calon pemilih presiden yang masih ragu memilih biasanya karena tidak tahu betul, kita termasuk ingin dipimpin oleh pemimpin yang mana? Untuk saudara-saudara yang masih ragu, tulisan berikut mencoba membantu kita menjawab pertanyaan tersebut. Namun blog post kali ini spesial karena diisi oleh penulis tamu yaitu ibu saya, Noor Rahmani, dosen di Psikologi UGM.

***

Rakyat Indonesia berada pada masa peralihan.

Sebagian orang Indonesia masih menginginkan pemimpin seperti raja, kuat, berani melawan musuh, jagoan di medan perang, melindungi rakyat dari serangan musuh, bagi-bagi rejeki dan hadiah pada rakyat yang baik, hingga menghukum yang jelek. Dialah yang paling tahu kebutuhan rakyat. Rakyat cukup patuh saja.

Pada akhir pemerintahannya, situasi kacau karena tidak ada lagi figur yang kuat untuk menentukan siapa yang salah, siapa yang benar. Tidak ada lagi yang bagi-bagi hadiah dan tidak ada yang tegas menghukum yang salah. Situasi chaos terjadi power struggle.

Sebagian orang Indonesia telah menyadari pentingnya kepemimpinan modern. Pemimpin yang mampu menciptakan sistem pemerintahan yang mengatur seluruh aspek kehidupan bernegara, sistem yang menegakkan keadilan, menggugah kreativitas, dan motivasi berprestasi rakyatnya. Ia kemudian mengawal berjalannya sistem itu dan mengawasinya.

Pemimpin ini duduk sama rendah berdiri sama tinggi dengan rakyat, bisa dikritik, bisa menerima masukan, bahkan ingin menerima masukan dari rakyat. Negara yang dipimpinnya menjadi negara yang maju, modern, dihormati bangsa-bangsa lain. Pada akhir kepemimpinannya, ia mewariskan sistem yang tinggal dikawal oleh pengganti dan seluruh rakyatnya. Agar sistem bisa terus berjalan, termasuk mekanisme bagi perbaikan sistem oleh rakyat.

Semua negara maju dipimpin oleh model yang ke-2. Pemimpin model raja seperti yang pertama adalah sejarah masa lalu. Anda termasuk ingin dipimpin oleh yang mana?